Para Astronom Berburu Hot Alien Di Luar Angkasa

Ini bukan cerita tentang para astronom kesepian yang bekerja di observatorium yang terletak di pegunungan terpencil untuk mengamati bintang.  Tim astronom dari Center for Exoplanets and Habitable Worlds di Penn State University telah memulai sebuah proyek yang disebut sebagai “Glimpsing Heat from Alien Technologies” (G-HAT) atau mencari tekhnologi panas Alien yang bertujuan mencari galaksi yang menghasilkan radiasi berlebihan pada mid-infrared (MIR ) panjang gelombang.

Radiasi ini mungkin hasil dari alien yang mempunyai peradaban limbah panas yang besar sebagai hasil dari teknologi atau hanya kehidupan sehari-hari mereka.

Tim G-HAT menggunakan gambar yang dihasilkan oleh Wide-field Infrared Survey Explorer (WISE) yang merilis peta inframerah dari seluruh langit pada tahun 2012, dimana galaksi memancarkan lebih dari 10 persen cahaya Mid-Infrared yang potensial untuk studi lebih lanjut.

Dalam penelitian awal, pemimpin tim Jason Wright mengatakan mereka menemukan sekitar 50 galaksi memancarkan “sejumlah superlatif cahaya inframerah pertengahan (Mid-Infrared).”

Para Astronom Berburu Hot Alien Di Luar Angkasa

Sebelum Anda terlalu bersemangat tentang menemukan tanda-tanda
kehidupan alien panas, Wright memiliki beberapa kata dari hati-hati.
Jika ditemukan bukti-bukti tersebut berarti bahwa WISE telah mendeteksi
limbah panas dari mereka, maka kesimpulannya mereka mempunyai peradaban
yang mebutuhkan energi panas, WISE seharusnya telah mendeteksi mereka.
Untuk membedakan limbah panas dari debu astrofisika biasanya akan sangat
sulit dalam banyak kasus, dan membuktikan debu tersebut berasal dari
alien mana akan lebih sulit lagi.

Para Astronom Berburu Hot Alien Di Luar Angkasa
Wide-field Infrared Survey Explorer (WISE)

Pengamatan awal yang oleh Astrophysical Journal. Pencarian melalui gambar WISE akan terus mengisolasi penyebab radiasi di galaksi panas. Astronom meberitahukan, mereka mungkin membutuhkan panas untuk menjaga kehidupan mereka.

Related Posts

Add Comment