Menurunkan Tekanan Darah Melalui Pola Makan

Ada dua faktor yang memiliki pengaruh langsung pada tekanan darah Anda, yaitu berat badan dan jenis makanan yang dikonsumsi. Menurunkan tekanan darah dapat dilakukan dengan memperbaiki pola makan dan menjaga berat badan agar tetap normal dan sehat. Kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan peluang untuk terjadinya serangan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Untuk mengetahui kelebihan berat badan atau obesitas dapat dilakukan dengan memperhitungkan indeks massa tubuh (BMI) dan lingkar pinggang. Dalam banyak artikel sebelumnya kami telah membahas tentang banyak hal bagaimana cara menurunkan tekanan darah baik menggunakan obat-obatan maupun dengan pola makan sehat.

Menurunkan tekanan darah dengan memperbaiki pola makan

Apa yang Anda konsumsi juga dapat memiliki efek buruk pada tekanan darah Anda, itulah kenapa Anda harus mengubah pola makan Anda. Makanan yang Anda konsumsi harus tidak hanya memiliki dampak yang menguntungkan pada tekanan darah dengan menurunkan tekanan darah, tetapi juga harus menguntungkan berat badan jika Anda mengalami kelebihan berat badan.

Jika Anda mengalami kelebihan berat badan maka Anda harus membuang kelebihan berat badan. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menurunkan asupan kalori dan meningkatkan jumlah kalori yang Anda bakar. Itu berarti bahwa Anda harus mengkonsumsi makanan rendah kalori dan berolahraga secara teratur agar mencapai berat badan yang ideal dan sehat.

Rencana diet sehat yang dilakukan secara konsisten dapat mengurangi risiko terkena tekanan darah tinggi dan juga menurunkan tekanan darah dalam kasus hipertensi.

Rencana diet terbaik untuk sesuatu yang berhubungan dengan hipertensi disebut sebagai DASH yang merupakan singkatan dari “Dietary Approaches to Stop Hypertension”. Ini adalah istilah untuk mengonsumsi makanan dengan lemak jenuh yang rendah, total lemak yang rendah serta kadar kolesterol yang rendah juga.

Mengonsumsi buah-buahan, sayuran dan produk susu rendah lemak, biji-bijian, kacang-kacangan, ikan dan unggas sangat membantu untuk menurunkan tekanan darah. Bahan makanan yang dikonsumsi juga harus tinggi kalium, kalsium dan magnesium serta tingkat tinggi protein dan serat.

Baca juga: Pola Makan Untuk Tekanan Darah Tinggi

Makanan yang harus dihindari antara lain daging merah seperti daging sapi, babi dan domba, serta daging olahan seperti bacon, daging asap dan susu dengan kandungan lemak yang tinggi. Jangan mengkonsumsi telur lebih dari 2 sampai 3 butir telur dalam seminggu. Jika kadar kolesterol Anda terlalu tinggi maka hindari mengkonsumsi kuning telur, makanan manis seperti kue, permen dan soda pop juga harus dihindari. Asupan garam juga harus diminimalkan karena garam menyebabkan retensi air yang menyebabkan peningkatan tekanan darah, cara ini juga cukup efektif untuk menurunkan tekanan darah

Pola makan DASH adalah istilah untuk mengkonsumsi buah dan sayuran dalam porsi yang cukup. Awalnya, mungkin akan terjadi ketidaknyamanan saat beralih ke rencana ini, terutama jika Anda belum mendapatkan terlalu banyak serat dalam pola makan Anda. Hal ini karena diet tinggi serat saat dilakukan pertama kali dapat menyebabkan perut kembung dan diare. Dalam hal ini harus dilakukan secara bertahap.

Untuk menurunkan tekanan darah, kurangilah mengkonsumsi garam karena tekanan darah sangat dipengaruhi oleh aktifitas garam di dalam tubuh. Jika jumlah garam di dalam tubuh berkurang maka tekanan darah juga akan menurun.

Baca juga: Jenis-jenis Obat Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)
Hindari jenis makanan tinggi kolesterol seperti makanan yang digoreng dengan minyak yang jenuh, mentega dll. Beralihlah dengan mengkonsumsi makanan yang kaya omega 3 seperti minyak zaitun. Dengan menurunkan tekanan darah akan memberikan efek besar terhadap risiko serangan penyakit kardiovaskular lainnya.

Related Posts

Add Comment