Orang yang Tidak Diwajibkan Berpuasa Dan Dalil-Dalil Tentangnya

4. Orang yang Lanjut Usia dan Wanita yang Lemah

Allah ta’ala berfirman :

فَمَن كَانَ مِنكُم مّرِيضاً أَوْ عَلَىَ سَفَرٍ فَعِدّةٌ مّنْ أَيّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ

“Barangsiapa di antara kalian ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (ia wajib mengganti) sejumlah hari yang ia tinggalkan pada hari-hari lain. Dan wajib bagi orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak puasa) membayar fidyah yaitu memberi makan seorang miskin” (QS. Al-Baqarah : 184).

Ibnu ‘Abbas radliyallaahu ‘anhuma mengatakan,

هو الشيخ الكبير الذي لا يستطيع الصيام فيفطر ويطعم عن كل يوم مسكينا نصف صاع من حنطة

”Dia adalah orang tua yang sudah tidak mampu berpuasa. Maka ia berbuka dan memberi makan kepada orang miskin setiap hari sebanyak setengah sha’ gandum” (HR. Ad-Daruquthni dalam Sunan-nya 3/198 no. 2386 dengan sanad shahih).

Jadi, berdasarkan beberapa penjelasan diatas orang yang tidak diwajibkan berpuasa karena usia tua maka ada kewajiban baginya untuk membayar fidyah untuk orang miskin sebagai ganti hari yang ia tinggalkan sebesar setengah sha’ gandum. Tentang fidyah, insyaAllah akan kami jelaskan kemudian.

Berikutnya: Wanita yang Mengandung dan Menyusui

 

Related Posts

Add Comment