Misteri

Transkripsi Kuno Menunjukkan Yesus Beristri Dan Punya Dua Anak

Sebuah naskah kuno yang disimpan di Perpustakaan Inggris dan  berusia hampir 1.500 tahun menyebutkan bahwa Yesus ternyata menikah dengan Maria Magdalena dan memiliki dua orang anak, naskah tersebut juga menyebutkan nama dan keturunan mereka  secara rinci dalam teks kuno tersebut.Namun demikian fihak Gereja Inggris telah menolak klaim tersebut , dan mengatakan bahwa hal hanyalah cerita fiksi ‘Da Vinci Code’ dalam catatan sejarah.

Sebuah naskah yang yang juga disebut “Lost Gospel”, yang
diterjemahkan dari bahasa Aram oleh Profesor Studi Agama Barrie Wilson
dan penulis sejarah Simcha Jacobovici, diduga juga mengungkapkan hal
tersebut dan cukup  mengejutkan, demikian menurut The Sunday Times.

Profesor Wilson mengatakan di dalam situsnya bahwa ia menemukan ” naskah Syriac kuno yang tersembunyi di British Museum, yang berasal dari abad
ke-6,yang juga mengungkapkan hal ini dan  telah  diterjemahkan dari
tulisan Yunani jauh lebih awal.” Dia menambahkan bahwa “para agamawan
Kristen tahu tentang hal itu selama hampir 200 tahun, tetapi tidak
diketahui apa yang membuat mereka tidak mengakui hal tersebut.

 'Yesus digambarkan mempunyai istri dan dua orang anak ' (1845), oleh Marie Ellenrieder (Wikimedia)
 ‘Yesus digambarkan mempunyai istri dan dua orang anak ‘ (1845), oleh Marie Ellenrieder (Wikimedia)

Menurut Wilson dan Jacobovici, dalam naskah ini  juga termasuk rincian tentang hubungan politik Yesus dan  kaisar Romawi Tiberius dan salah satu jenderalnya, Sejanus, dia juga mengatakan bahwa ada upaya pembunuhan terhadap Yesus tiga belas tahun sebelum eksekusi terhadapnya. Namun, klaim paling kontroversial adalah bahwa Yesus menikah dengan Maria Magdalena dan mempunyai dua anak dengan dia selama di Nazareth.

Yesus dan Maria Magdalena
Yesus dan Maria Magdalena (1534) oleh Antonio da Correggio (Wikimedia)

 

Yesus Memiliki Istri

Wilson dan Jacobovici sebenarnya bukanlah yang pertama mengklaim bahwa Yesus memiliki hubungan romantis dengan Maria Magdalena. Para teolog dan peneliti juga telah berspekulasi tentang masalah ini selama berabad-abad, tetapi kemudian hal ini menjadi populer setelah dirilis ‘The Holy Blood and Holy Grail’, yang mengedepankan hipotesis bahwa Yesus sebenarnya  menikahi Maria Magdalena, dan memiliki satu anak atau lebih, yang kemudian  anak-anak atau keturunan mereka beremigrasi ke tempat yang sekarang Perancis selatan. Sesampai di sana, mereka menikah dengan keluarga bangsawan yang akhirnya  menjadi dinasti Merovingian.

Teori ini ini kemudian menginspirasi tulisan Dan Brown dalam film thriller yang laris dengan judul  ‘The Da Vinci Code’, yang menulis bahwa sosok di sebelah kanan Yesus dalam lukisan Leonardo da Vinci “The Last Supper” bukanlah rasul Yohanes, namun sebenarnya sosok tersebut adalah istrinya, Maria Magdalena. Memang kalau diperhatikan dengan seksama gambar di sebelah Yesus adalah sosok seorang perempuan dan bukan laki-laki, pelukis sebesar Leonardo Da Vinci tidak mungkin salah dalam menggambar karakter laki-laki atau perempuan.

The Last Supper oleh Leonardo da Vinci
The Last Supper oleh Leonardo da Vinci (Wikimedia). Dalam novel, ‘The Da Vinci Code’, Dan Brown menulis bahwa seseorang yang di sebelah kanan Yesus adalah Maria Magdalena.

Klaim bahwa Yesus menikah juga pernah menjadi sorotan berbagai kalangan pada tahun 2012 ketika sebuah fragmen papirus yang di temukan Mesir diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan ditemukan mengandung referensi eksplisit  bahwa sebenarnya Yesus menikah.  Disebutkan dalam “ Gospel of Jesus’ Wife” dari abad ke-8 , dalam salah satu bagian disebutkan: “Yesus berkata kepada mereka, istri saya ….”, Dan “dia akan dapat menjadi murid-Ku”.

Injil Istri Yesus
 ‘Injil Istri Yesus’. Foto kredit: Karen L. Raja

Hal ini memang agak sulit untuk bisa difahami ada  apa sebenarnya, kenapa bagian-bagian dari Injil tersebut bisa  hilang..?  Kita berharap agar beberapa bukti sejarah ini dapat segera di verifikasi oleh dunia akademis yang mengedepankan kebenaran dan kejujuran fakta, dan tidak disembunyikan di balik kepentingan tertentu untuk menutupi fakta sejarah yang ada. Dunia butuh penjelasan siapa sebenarnya Yesus? Benarkah dia sosok Tuhan yang tidak pantas disebut sebagai punya anak, atau dia hanya seorang Nabi seperti Nabi-Nabi lainnya yang juga mempunyai anak dan istri?

Gereja Inggris telah menolak klaim yang dibuat di ‘The Lost Gospel’, dan mengatakan bahwa hal itu lebih mendekati  fiksi populer ketimbang sejarah yang akurat. ,” kata seorang juru bicara gereja Sunday Times.

 

Tags
Show More

Related Articles

One Comment

  1. Lemahnya ajaran agama suatu kelompok yang merasa lebih suci kadang membuat pemikiran sendiri yang mengalahkan fakta sejarah
    Dan di akhir kehidupannya nanti kelompok itu akan menyesali perbuatan2 mereka Gbu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Silahkan nonaktifkan adblock anda untuk membaca konten kami.
Segarkan