KesehatanKesehatan PerempuanPenyakitUncategorized

Khusus Wanita, Gejala Premenopause Yang Harus Anda Ketahui

 Sebagai bagian dari alam, siklus kehidupan manusia akan mengalami perubahan seiring dengan pertambahan usia. Disamping perubahan bentuk bagian tubuh tertentu, organ reproduksi juga akan mengalami  perubahan bahkan tidak berjalan sama sekali seperti halnya siklus menstruasi atau biasa disebut sebagai Menopouse Beberapa tahun sebelum seorang wanita mengalami menopause, biasanya dimulai dengan gejala ovarium gagal. Sebelum terjadi menopouse atau biasa disebut sebagai  premenopause, kadang seorang perempuan mengalami gejala seperti   sakit kepala, nyeri sendi, hot flashes, gangguan tidur. Namun gejala yang dialami seseorang tidak selamanya sama dengan  seorang wanita lainnya.

Gejala Premenopause

Karena perempuan mengalami begitu banyak gejala selama rentang beberapa tahun, maka hampir tidak mungkin untuk menguraikan daftar lengkap tentang gejala premenopause potensial, namun banyak wanita  mengalami gejala menopause umum tertentu saat mengalami premonopause, adapun gejala-gejala umum yang biasanya terjadi adalah sebagai berikut:

Hot Flashes

Banyak wanita premenopause mengalami hot flashes yang  juga kadang disebut sebagai  hot flushes.
Hot fluses adalah rasa panas yang sangat dengan berkeringat dan detak
jantung yang cepat, dan biasanya berlangsung sekitar 2 sampai 30 menit
setiap terjadi. Hot flashes biasanya dimulai pada wajah atau dada
bagian atas dan kemudian menyebar ke bagian lain dari tubuh sebelum
menghilang beberapa menit kemudian. Hotflashes dapat terjadi secara
spontan, tanpa penyebab yang jelas, meskipun stress emosional kadang
juga dapat memicu terjadinya hotflashes.

Rasa panas yang terjadi secara
tiba-tiba ini sering diikuti dengan badan berkeringat yang dapat
terjadi sewaktu-waktu, tapi hot flashes cenderung terjadi malam hari,
dengan intensitas yang  bervariasi. Masing-masing wanita juga mengalami
gejala yang berbeda, beberapa wanita hanya mengalami panas yang tidak
terlalu tinggi namun ada juga yang mengalami panas tinggi hingga
keringat mengalir deras.

Gejala ginekologi

Penurunan kadar hormone esterogen yang dialami oleh wanita yang mengalami premenopouse sering membuat siklus menstruasinya tidak teratur, beberapa wanita mengeluarkan darah menstruasi lebih banyak dari biasanya, sementara yang lain justru mengalami kondisi sebaliknya. Pada saat seorang wanita mengalami Premenopouse biasanya akan sulit mendapatkan kehamilan karena kondisi ini juga menyebabkan wanita mengalami penurunan kesuburan.Wanita dengan tumor fibroid atau endometriosis mungkin akan mengalami kondisi memburuknya gejala yang berhubungan dengan kondisi tersebut. Pelumasan vagina juga bisa menurun karena kadar estrogen menurun, yang akan menyebabkan gatal-gatal pada vagina, iritasi atau bahkan rasa sakit selama hubungan seksual. Premenopouse juga dapat menyebabkan Perempuan mengalami penurunan libido dan nyeri payudara.

Khusus Wanita, Gejala premenopause Yang Harus Anda Ketahui

Neurologis dan Gejala Emosional

Beberapa wanita premenopause kadang mengalami kesulitan berkonsentrasi atau kehilangan beberapa memorinya, kadang juga cepat marah, kecemasan atau bahkan sampai depresi . Selama  terjadinya siklus ini, kadang seorang wanita mengalami migraine pada saat menstruasi dengan intensitas dan frekuensi yang berbeda. Jika anda mengalami hal ini pada saat anda menginjak usia menopause, sebaiknya Anda periksakan ke dokter untuk mendapatkan diagnose, untuk megertahui migraine yang terjadi disebabkan oleh terjadinya premenopouse atau ada penyebab lainnya. Gangguan tidur kadang juga dialami oleh orang yang sedang mengalami premenopouse, baik disebabkan oleh hot flashes yang terjadi maupun dampak yang memang  sering dialami pada saat orang mengalami premenopouse, meskipun tanpa hot flashes yang terjadi.

Gejala lain-lain

Premenopouse yang disebabkan oleh menurunnya hormone esterogen biasanya akan menimbulkan dampak yang kadang tidak begitu diperhatikan, hingga seorang wanita mulai mengalami berbagai gejala terkait dengan terjadinya defisiensi estrogen yang terjadi. Seperti misalnya,  rasa sakit dan nyeri pada persendian, peningkatan denyut jantung. Bahkan kinerja saluran kemih bergantung pada estrogen untuk fungsi yang optimal. Pada tahun-tahun menjelang menopause, wanita kadang kehilangan kontrol kandung kemih mereka hanya karena batuk atau bersin, yang disebut inkontinensia stres, atau urin dapat keluar tanpa kontrol dari kandung kemih tanpa alasan yang jelas. Beberapa orang wanita mengalami  kondisi mudah lelah pada saat terjadinya periode premenopause.

Menopouse adalah sebuah gejala yang terjadi secara alami, dimana fungsi  seksual seorang perempuan mulai menurun seiring dengan bertambahnya usia, dengan beberapa gejala yang terjadi, dan masing-masing orang memiliki gejala yang tidak sama. Karena kondisi ini terjadi secara alami sebagai bagian dari mekanisme tubuh, maka yang harus dilakukan adalah mempersiapkan diri untuk menerima kedatangannya. Melakukan konsultasi dengan dokter adalah langkah terbaik untuk mendapatkan saran dan solusi jika pada saatnya nanti kondisi ini terjadi pada diri Anda. Anda tidak dapat menolaknya namun Anda dapat mempersiapkannya untuk mngantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Jalani hidup sehat dan serahkan semuanya pada Sang Pencipta, kita adalah bagian dari alam dan hidup kita akan berjalan sesuai dengan mekanisme yang terjadi pada alam. Menopouse tidak akan bisa kita tolak sebagaimana kita tidak dapat menolak kematian.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Silahkan nonaktifkan adblock anda untuk membaca konten kami.
Segarkan